Senin, 17 September 2012


67 TAHUN PMI :TERUS BERKIPRAH BERSAMA GENERASI MUDA



Sebaliknya, aksi-aksi kemanusiaan PMI ibarat mesin roda yang terus berputar dengan cepat. Adalah generasi muda dan kalangan remaja yang menjadi penggerak mesin roda organisasi PMI. Mereka menjadi basis terdepan terlaksananya kegiatan-kegiatan kemanusiaan. Mulai dari menjadi diseminator untuk menyebarkan nilai-nilai kepalangmerahan, menjadi peer educator untuk mensosialisasikan pencegahan penyakit HIV dan AIDS, menjadi donor darah sukarela (DDS), dan sebagainya.
Peringatan PMI kali ini mengangkat kembali tema nasional “Kaum Muda sebagai Agen Perubahan” yang merupakan terjemahan dari tema global “Youth on The Move”. Melalui tema ini, PMI mengajak seluruh generasi muda untuk peduli sejak dini dengan terus menggiatkan dan melakukan aksi-aksi kemanusiaan untuk membantu sesama.
Dalam sambutan peringatan HUT PMI, Ketua Umum PMI Jusuf Kalla menekankan, pentingnya keterlibatan generasi muda sebagai pelaku dalam tugas-tugas kemanusiaan PMI.
“Di tengah banyaknya tantangan, hambatan dan rintangan, PMI semakin tegar dan matang dalam menghadapi kejadian bencana, konflik dan persoalan sosial yang melanda masyarakat. Meski usia terus bertambah, namun tidak membuat pergerakan PMI menjadi tidak dinamis. Disinilah pentingnya keterlibatan relawan muda untuk berpartisipasi aktif di setiap gerakan kemanusiaan,” jelas Jusuf Kalla.
Selama ini keterlibatan generasi muda sebagai relawan sudah diwujudkan dalam hal penanganan bencana, masalah kesehatan, donor darah, pelestarian lingkungan serta perubahan iklim.
Peringatan HUT PMI dilakukan secara serentak di kantor PMI di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se Indonesia. Mereka melakukan sejumlah kegiatan dengan pelibatan generasi muda seperti flash mob dengan melakukan aksi tarian bertemakan kemanusiaan, coaching motivasi dengan melibatkan para motivator untuk memotivasi generasi remaja, pameran dan kesenian (happening art), sepeda atau jalan sehat, donor darah, gerakan bersih lingkungan dan kompetisi film pendek dengan tema Pengurangan Risiko Bencana Tingkat Nasional.
Kompetisi Film Pendek dengan tema pengurangan risiko bencana ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bagaimana mengurangi risiko bencana. Sehingga ke depan, masyarakat diharapkan tahu apa yang harus dilakukan saat sebelum, ketika, dan setelah bencana terjadi.
“Bersama PMI, aksi serta komitmen Anda (generasi muda) ikut mengangkat derajat kesejahteraan bangsa,” ujar Ketua Umum PMI.



Rabu, 29 Agustus 2012

PERSEDIAAN DARAH PMI SLEMAN MENIPIS

PERSEDIAAN DARAH PMI SLEMAN MENIPIS

Relawan PMI Sleman ; Stok darah PMI Sleman menyusut drastis setelah hari raya idul fitri berlalu...... upaya meningkatkan jumlah stok  selama bulan puasa yang lalu hingga mendekati lebaran ternyata tidak mampu memenuhi permintaan masyarakat. Beberapa hari terakhir UTDC PMI Sleman kualahan menerima permintaan darah dikarenakan jumlah darah yang didonorkan ke PMI Sleman tidak sebanding dengan jumlah darah yang dibutuhkan masyarakat bahkan stok dari donor darah sukarela di wisma PMI Sleman hampir semua telah terpakai. Pada saat ini untuk pemenuhan kebutuhan darah lebih banyak mengandalkan kepada donor keluarga pengganti disamping usaha untuk penggalangan donor massal melalui unit Bus UDD tetap terus digiatkan. Permintaan darah untuk semua golongan kebanyakan berupa Packet Red Cell (PRC) dan beberapa kolf Whole Blood (WB). Pelayanan saat ini terbatas untuk RS di Kab Sleman saja namun beberapa keluarga pasien dari luar Kab Sleman banyak pula yang mengajukan permintaan darah.. (100-P)
Senin, 27 Agustus 2012

JENAZAH BALITA DITEMUKAN DI MRAEN, MLATI

yu
SESOSOK BALITA DITEMUKAN TEWAS DI SUNGAI

Relawan PMI Sleman; Malang nian nasib Rizki Maulana (3,5 tahun ), Rizki ditemukan tewas mengambang di sungai setelah 7 hari  dilakukan pencarian, Rizki dikabarkan hilang sejak Jum'at 17 Agustus 2012 oleh keluarganya dan diketemukan Sabtu pagi 24 Agustus 2012 dalam keadaan yang sudah tidak bernyawa. Relawan PMI yang mendapat telpon emergency langsung menuju tempat kejadian perkara ( TKP ) guna melakukan evakuasi terhadap jenazah. Setelah sampai dilokasi kejadian relawan PMI menunggu dilakukannya olah kejadian perkara (olah TKP) dari team labfor POLRES Sleman. Setelah selesai olah TKP jenazah selanjutnya dipulangkan ke rumah duka di dusun Ngemplak, Nganti, Mlati Sleman.






Jumat, 24 Agustus 2012

SIAGA LEBARAN PMI SLEMAN KERAHKAN 120 RELAWAN

SIAGA LEBARAN PMI SLEMAN KERAHKAN 120 RELAWAN

KSR- Hari Raya Idul Fitri  dengan tradisi mudiknya dari tahun-ketahun memiliki kecenderungan adanya peningkatan jumlah kendaraan serta jumlah angka kecelakaan yang terjadi .Pada Lebaran tahun 2012 ini diprediksi terjadi peningkatan pemudik bersepeda motor sebanyak 6.16% atau sekitar 2.514.634 meningkat dari tahun lalu yang sekitar 2.368.720. Sedangkan untuk peningkatan pemudik yang menggunakan mobil di prediksi meningkat sekitar 5,60% atau sekitar 1.605.299 dari tahun 2011 sebesar 1.520.150. Dengan melihat kondisi diatas maka PMI Kabupaten Sleman berkewajiban melibatkan diri secara aktif dalam upaya-upaya pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2012.
Belajar dari tahun sebelumnya, PMI Kabupaten Sleman tidak lagi menugaskan relawan di setiap pos yang ada, akan tetapi untuk efisiensi PMI Kabupaten Sleman hanya mendirikan dua  posko pantau di  Jombor dan Kaliurang/pakem serta   Markas sebagai posko utama.Disamping menghimbau PMI Kecamatan untuk dapat piket  di kantor masing-masing selama H -4 sampai dengan H +4  . Dari semua Pos Pos yang telah di tentukan PMI Sleman Mengerahkan sekitar 120 relawan yang siap siaga stand by 24 on call guna memberi pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan. Untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan dari PMI Sleman bisa telpon melalui nomor Emergency Service (0274) 868900 atau masyarakat yang akan membutuhkan pelayanan dan permintaan darah bisa telpon melalui (0274) 7116060.

hello world

Hello World !!!!!......